Zidan adalah seorang anak yang tidak peduli lingkungan. Tak pernah terlintas di pikirannya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Lingkungan alam seringkali menjadi korban ketidakpedulian zidan.
Hingga suatu hari Zidan melihat sebuah pohon besar menjulang tinggi. Muncul hasrat pada dirinya untuk menebang pohon ini. Zidan menggunakan gergaji mesin untuk menebang pohon ini.
Ternyata menebang pohon bukanlah perkara yang mudah. Zidan duduk beristirahat dan makan. Lama-kelamaan udara terasa panas, sumur tidak lagi menghasilkan air dan sungai pun mengering. Terlihat dengan jelas ikan-ikan mati di sungai yang tiada airnya itu.
Zidan merenung melihat situasi yang mengerikan ini. Perenungan membawanya kepada sebuah pemikiran bahwa ia harus mengembalikan pohon telah ia tebang. Zidan menjahit pohon yang telah terpotong ini.
Pohon besar ini kini berdiri kembali. Udara bergerak sepoi-sepoi menyajikan kesegaran. Air sungai mengalir kembali. Ikan-ikan kembali berenang kesana-kemari dengan gesit. Bunga-bunga di bermekaran kembali sembari menerbak bau yang harum.
Zidan kini menjadi seorang anak yang sangat peduli pada lingkungan. Tak pernah sekalipun ia mengulangi perbuatannya dulu. Malah sebaliknya, ia merawat lingkungan dengan penuh suka cira. Kenyamanan hadir di lingkungan yang terawat, bersih, indah dan rapi.