Pandemi Covid-19 membuat segala sesuatu menjadi tidak pasti. Dampaknya sangat terasa di bidang ekonomi.
Terutama mengenai tindakan kita dalam berinvestasi. Saya pun bertanya dalam hati. Apakah masa pandemi seperti ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk melakukan investasi?
Susah memang untuk menjawabannya. Hanya saja kalau ditarik ke pertanyaan yang lebih umum seperti sebelum adanya pandemi kita juga menemukan pertanyaan yang sama. Kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi. Maka jawaban yang paling tepat adalah susah.
Hanya saja ada satu hal yang pasti. Kita tetap harus mengalokasikan pendapatan kita untuk investasi. Hanya saja harus tetap memperhatikan prioritas keuangan. Selain itu, harus memperhatikan aspek kontinuitas.
Prioritas keuangan di saat pandemi adalah mengalokasikan dana untuk melunasi hutang konsumtif. Kemudian merembet ke mempersiapkan untuk dana tak terduga. Baru kemudian ke investasi.
Dari ketiga hal di atas, tulisan ini hanya membahas yang terakhir yaitu investasi. Saya menyarankan investasi harus dilakukan. Hanya saja pilih investasi yang non-liquid. Investasi bisa dilakukan dalam bentuk logam mulia, reksa dana pasar uang dan/ atau properti.
Alasannya jelas. Mengapa harus tetap investasi. Karena investasi yang saya maksud disini adalah "tabungan". Sehingga kunci investasi adalah kontuinitas atau keberlanjutan.
Investasi efektif bila dilakukan terus menerus secara konsisten. Tidak boleh sekali jalan, sesekali berhenti. Oh iya, di tengah pandemi, selain memilih investasi di atas. Sebar dana investasimu pada bebeberapa bentuk investasi. Tujuannya untuk antisipasi.
Pada akhirnya, saya menyarankan untuk tetap berinvestasi walau di tengah pandemi. Kunci investasi terletak pada pilihan investasi dan konsistensi. Harapannya, setelah pandemi Covid-19 berakhir, kita bisa menikmati hasil investasi kita.
Ⓒ Rahma Huda Putranto
Ditulis ketika di rumah antisipasi Covid-19, 11 April 2020
