Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Ombak itu Bernama 31F, Jenderal!

Ombak itu bernama 31F. 31F menjadi viral di media sosial. Apalagi ketika istilah 31F diposting di media sosial jenderal-jenderal dunia musik tanah air. Yes, jenderal-jenderal itu bernama Pay, Indra Q, dan Bongki.

Channel 31F Official sebenarnya telah memuat dengan jelas apa itu 31F dan apa yang akan dilakukannya. Channel 31F Official saat tulisan ini dibuat telah disubscribe sebanyak 3,94 ribu orang. Subscriber itu diperoleh hanya dalam waktu dua minggu.

Video apa itu 31F menjelaskan kalau 31F merupakan akronim dari Bertiga Satu Formasi. 31F berbeda dengan F13. F13 sering diartikan dengan formasi tiga belas.



Dari video yang ada di 31F ini juga saya merasakan daya magis permainan keyboard Indra Q. Jujur, saya bukan slankers generasi lawas ataupun baru. Saya tahu Indra Q juga baru-baru ini setelah ramai 31F. Selain itu, saya juga hanya tahu beberapa lagu Slank.

Tapi setelah melihat video penjelasan apa itu 31F saya penasaran dengan Slank di masa lalu. Pada akhirnya, terpikatlah pada bunyi-bunyian yang ditimbulkan keyboard milik Indra Q.

Indra Q memainkan keyboardnya disusul dengan permainan gitar Pay. Tak lama Bongky dan lainnya langsung bernyanyi. Lirik inipun yang kuketikkan di Google. Ternyata yang dimainkan itu lagu berjudul Gemerlap Kota. Lagu ini tidak dimainkan sampai akhir, tapi sangat berkesan bagiku.

Ombak 31F semakin kencang. Dunia media sosial sudah bergemuruh. Utamanya karena komentar-komentar tentang kerinduan banyak orang dengan lagu-lagu lawas ini. Ternyata banyak kenangan membekas di setiap karya musik. Terutama bagi orang-orang di zamannya.

Rahma Huda Putranto, orang yang sedang merenungkan Gemerlap Kota
Borobudur, 27 Februari 2020

Comments

Baca Juga