![]() |
| Penjelasan Pak Pri UAD memudahkan kami |
Pak Supriyadi juga membahas tentang Apa itu fakta, konsep, dan generalisasi. Fakta memiliki ciri sesuatu yang sudah terukur, tepat dan nyata adanya. Misalnya ini almunium yang beratnya 20 ons. Kalimat itu fakta karena ada ukuran dan jelas.
Adapun konsep adalah kumpulan dari fakta-fakta. Misalnya almunium yang memiliki berat 20 ons dijadikan satu dengan besi yang memiliki panjang 20 cm dan baja yang memiliki panjang 10 cm. Ketiga benda itu dapat disebut logam. Konsep dari ketiga fakta ini adalah benda logam.
Aktivitas penarikan kesimpulan atau konsep dinamakan generalisasi. Generalisasi bisa ditingkatkan menurut tahapannya. Contoh logam tadi disebut generalisasi tahap pertama. Generalisasi tahap kedua berbeda.
Generalisasi tahap kedua menggabungkan konsep-konsep menjadi teori. Penggabungannya bisa bersifat sebab-akibat. Generalisasi tahap kedua misalnya logam apabila dipanaskan akan memuai. Terdapat tiga konsep dalam pernyataan di atas. Yaitu konsep logam, panas dan pemuaian. Teorinya dapat dibaca logam diberi panas akan memuai.
Pak Pri panggilan akrab dari pak Supriyadi di akhir perkuliahan menjelaskan bahwa perbedaan antara fakta, konsep, dan teori cenderung pada substansinya.
Diungkapkan pula oleh pak Pri keunikan kuliahnya siang ini. Keunikannya bahwa konsep generalisasi yang merupakan bagian dari IPS dijelaskan menggunakan contoh dari pelajaran IPA. Semua peserta PPG tertawa. Hal ini tidak masalah karena kami bisa menjadi lebih mudah paham.
