Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd., M.Pd.  adalah seorang Kandidat Doktor di Bidang Pendidikan dan Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Pernah menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Selain itu, gelar magister bidang pendidikannya juga diperoleh melalui Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Kini sedang menempuh studi doktoral di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tenga...

Sepak Bola

Tetiba saja sore ini saya menonton sepak bola. Aktivitas yang lama tidak saya lakukan. Terakhir kali menonton sepak bola secara langsung mungkin 3 tahun yang lalu. Saat pandemi Covid-19 mereda.

Keputusan menonton sepak bola diambil karena ingin mengurangi "screen time". Screen time adalah banyaknya waktu yang dihabiskan di depan layar. Biasanya, semakin banyak waktu yang dihabiskan, semakin besar dampak yang dirasakan.

Berdasarkan teori yang banyak dipahami, screen time dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan yang dirasakan setidaknya berupa kelelahan mental dan fisik. Mata menjadi bagian fisik manusia yang merasa kelelahan.

Mata yang menghadap ke layar otomatis berfokus pada tampilan yang muncul di layar. Kelelahan mata seringkali tidak disadari. Tetiba saja mata berair. Bahkan, mata membengkak.

Sementara itu, kelelahan mental karena tingginya "screen time" tidak terlihat. Kelelahan mental yang akut akan berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari seseorang. Kelelahan mental mengakibatkan kemurungan, memunculkan rasa iri, dan FOMO.

Pada akhirnya, menjaga jarak pada gadget merupakan kunci dalam menjaga kesehatan. Seseorang pun terlihat semakin bugar. Baik secara fisik maupun mental. Hingga terbitlah semangat baru yang berfokus pada hal-hal positif.


Rahma Huda Putranto

Lapangan Rambeanak, 24 Agustus 2025

Comments

Baca Juga