Calon KS

Menjalani hari selama 24 jam sehari tentu banyak hal yang dialami. Begitu pula hari ini. Saya mengalami banyak hal. Beberapa pengalaman merupakan sesuatu yang baru.

Siang tadi saya mendapatkan tugas baru. Tugasnya adalah melakukan fit and proper test bagi calon kepala sekolah. Pimpinan majelis menugaskan saya untuk melakukan wawancara kepada para calon kepala sekolah.


Calon kepala sekolah yang saya wawancara berasal dari Madrasah Ibtidaiyah. Jumlahnya tiga orang. Perempuan semua. Diantara ketiganya, hanya satu orang yang mengaku pernah bertemu dengan saya.


Wawancara ini pengalaman baru. Sejujurnya, ini pengalaman pertama saya melakukan wawancara dengan calon kepala sekolah/madrasah. Maka saya menempatkan diri sebagai seorang pendengar.


Saya pun mendengar dengan seksama. Saya dapati kalau setiap calon kepala sekolah memiliki harapan untuk memajukan sekolah. Meskipun di tengah wawancara saya terkejut. Ada satu orang yang mengaku tidak mau menjadi kepala sekolah, tapi ia memiliki leadership yang bagus.


Hal yang paling membuat saya tercengang adalah adanya calon kepala sekolah yang memberikan segalanya. Ia bahkan memberikan sumbangan ke sekolah melebihi gaji yang diperolehnya dari sekolah. Katanya itu bagian dari berbagi.


Cerita itu saya peroleh dari calon kepala sekolah yang lain. Ia mau menceritakan kisah temannya yang sama-sama ikut fit and proper test saya minta untuk memilih. Mana yang akan anda pilih diantara kedua nama ini. Hingga akhirnya menceritakan bagaimana perjuangan rekannya menghidup-hidupi sekolah.


Saya pun memperoleh gambaran bagaimana memperjuangkan sesuatu. Tidak cukup dengan tenaga dan pikiran. Tapi juga harta.


Rahma Huda Putranto

Kantor PDM Kabupaten Magelang, 24 Desember 2025

Post a Comment

Previous Post Next Post