Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Ujian Akhir Semester Adalah Peperangan



Ujian akhir semester menurutku sama dengan perang. Perang membutuhkan kesungguhan untuk memenangkannya. Agar dapat menang, segala sesuatu harus dipersiapkan. Persiapan matang dan perjuangan saat perang berlangsung menentukan hasil peperangan.

Ada beberapa faktor teknis yang harus dipersiapkan:
1. Persenjataan
Persenjataan disini meliputi catatan, buku, alat tulis dan lain-lain yang sekiranya berguna untuk mengerjakan soal.
2. Harus tahu musuh yang dihadapi
Musuh disini diartikan sebagai soal-soal yang harus dikerjakan. Kita harus tahu materi-materi agar mngetahui musuh yang dihadapi
3. Strategi peperangan
Setelah kita mngetahui benar karakteristik soal yang akan dihadapi, langkah selanjutnya adalah menentukan cara untuk mengalahkan musuh tersebut.

Adapun faktor-faktor nonteknisnya adalah:
1. Menghadirkan semangat jihad
Jihad memiliki arti bersungguh-sungguh. Ini menunjukkan bahwa kita harus bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan dan menjalani proses peperangan.
2. Menikmati proses peperangan
Bagaimanapun wujud musuh kita, bagaimanapun beratnya menghadapi musuh kita. Kita harus menikmati proses peprangan. Nikmati detik demi detik menit demi menit, jam demi jam, yakinlah anda bisa mengalahkannya.nikmati prosesnya jangan berorientasi pada hasil.
3. Senantiasa mengoreksi niat
Berniat karena Allah baik diawal di tengah maupun di akhir. Niat dapat memberikan energi luar biasa bagi kita. Apalagi niat karena Allah, insyaAllah peperangan akan berlangsung mudah dan berakhir indah.

Ingat! Jangan Nyontek! lebih baik hasilnya buruk tanpa menyontek daripada berhasil baik tapi hasil dari menyontek...

Comments

Baca Juga