Tumpahan Otak

Brain dumping journal adalah istilah yang baru saya dapatkan. Jujur, saya mendapatkannya dari jawaban AI. Saya bertanya pada AI bagaimana cara mengurangi beban pikiran yang jumlahnya banyak. Ternyata yang membuat beban terasa berat adalah penggunaan istilah "banyak".

Kata banyak dimaknai oleh otak sebagai sesuai yang abstrak. Bahkan tidak terhingga. Semakin berpikir banyak, semakin terasa lebih banyak. Semakin dipikir, semakin berlipat.

Lantas saran yang saya peroleh adalah menumpahkan tugas yang dilabeli banyak itu. Saya coba tulis satu per satu. Menggunakan bullet and numbering. Ternyata cara ini membuat saya jenuh. Saya harus menulis baris demi baris.

Ternyata ada cara lain, yaitu brain dumping journal. Saya menumpahkan semua yang ada di pikiran dalam bentuk tulisan naratif. Wah ini aku banget. Saya merasa menemukan cara baru untuk menuangkan apa yang ada dalam otak.

Brain dump journal itu dilakukan dengan cara menuangkan apa yang ada di kepala secara bebas. Tidak terpaku aturan. Mengesampingkan tanda baca. Pokoknya nulis dulu.

Terakhir, tulisan itu dibaca ulang. Cari apa makna yang ada. Perjelas dengan penugasan yang harus diselesaikan. Baru kemudian dideskripsikan dengan kapan dan dimana tugas ini akan ditunaikan.


Ruang Sub Bagian Program, 4 September 2026

Post a Comment

Previous Post Next Post

Ad 2