Akhir tahun 2025. Di hari terakhir tahun 2025 ini saya melakukan perjalanan ke Banjarnegara. Tujuannya untuk menghadiri pernikahan salah satu kader pemuda, yaitu Mas Anggit.
Saya menikmati perjalanan ini. Sepanjang jalan bisa bercanda ria dengan rekan-rekan pemuda lainnya. Guyonannya khas. Kita menertawakan tingkah laku kita selama ini.
Akhir tahun ini menjadi sarana refleksi. Banyak hal yang perlu diperbaiki. Namun, ada juga hal yang perlu dipertahankan.
Secara singkat, saya merefleksi banyak hal yang telah terjadi di tahun 2025. Akan tetapi, rasa-rasanya kurang mengena. Kebanyakan yang saya lakukan sifatnya seremonial. Sangat taktis, kurang strategis.
Saya juga merasa perlunya penyesuaian-penyesuaian pada hal-hal tertentu. Terutama dalam membantu pengelolaan sekolah-sekolah di Kabupaten Magelang. Perlu adanya peningkatan rasa ikhlas dan dedikasi atas apa yang dilakukan selama ini.
Simpulannya, tahun 2026 perlu lebih memikirkan langkah strategis dengan mengedepankan sikap ikhlas. Harapannya, terjadi perubahan ke arah yang lebih baik. PR-nya ada pada kemauan untuk selalu mengingat "misi" yang telah dirumuskan. Inilah indikator untuk menentukan apakah langkah yang akan kita ambil termasuk langkah strategis.
Banjarnegara, 31 Desember 2025
Rahma Huda Putranto