Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Membangun Kebiasaan, Belajar dari Seekor Kucing


Edward
Lee Thorndike salah seorang psikolog Amerika melakukan percobaan untuk meneliti bagaimana kebiasaan terbentuk. Sebenarnya penelitian ini tidak hanya meneliti tentang kebiasaan. Namun, juga meneliti tentang bagaimana seseorang belajar. Hanya saja, objek penelitian yang digunakan bukanlah manusia, tapi kucing.

Edward Lee Thorndike mengamati kucing yang dimasukkan ke dalam kotak gelap. Kotak gelap itu berjendela. Kucing di dalam kotak dapat melihat makanan yang diletakkan di depan jendela. Kucing yang dimasukkan di dalam kotak pasti meronta-ronta ingin keluar. Ia meronta-ronta sampai akhirnya bisa membuka kait pintu dan keluar untuk mendapatkan makanan.

Proses memasukkan dan membiarkan kucing mencari jalan keluar ini dilakukan berkali-kali. Semakin sering kucing melakukan percobaan ini, semakin pandai ia keluar dari kotak. Pada tahap percobaan yang ke-60, kucing telah pandai keluar dari kotak gelap itu. Kucing tidak perlu meronta-ronta seolah kebingungan ingin keluar kotak.

Percobaan Edward Lee Thorndike ini memberikan kita pelajaran bahwa semakin sering suatu tindakan dilakukan, semakin pandai kita melakukannya. Selain itu, semakin sering seseorang berhasil melakukan suatu tindakan, ia cenderung suka untuk mengulangi tindakan tersebut.

Jadi, untuk menciptakan suatu kebiasaan, perlu dilakukan dengan cara mengulangi tindakan tersebut berkali-kali. Agar tindakan dapat dilakukan berkali-kali, siapkan "reward" yang dapat meningkatkan semangat untuk melakukannya.

Comments

Baca Juga