Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Tahukah Anda bila Kalkulator Berimbas Positif ketika Digunakan di Pembelajaran SD?

Saya pernah memanfaatkan kalkulator dalam kegiatan pembelajaran. Saya menggunakan kalkulator dalam pembelajaran untuk membuktikan hitungan hasil perkalian yang dilakukan siswa. Awalnya siswa menghitung secara manual baru kemudian dibuktikan secara mandiri di kalkulatornya masing-masing.

Ada sisi positif penggunaan kalkulator dalam pembelajaran matematika. Kalkulator menjadi media yang tepat ketika siswa ingin membuktikan hasil perhitungannya. Sehingga siswa mengetahui cara belajar secara mandiri. Kalkulator pun menjadi media yang tepat untuk menambah kepercayaan diri siswa dalam berhitung.

Sisi negatif kalkulator hanya ditemukan ketika kalkulator digunakan saat tidak diizinkan oleh guru. Misalnya ketika ujian atau ulangan. Bila kalkulator tetap nekat digunakan oleh siswa ketika ujian maka akan terbentur pada berkurangnya nilai-nilai kejujuran yang ada dalam diri siswa.
Kalkulator sesuai digunakan dalam pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Kalkulator dapat melatih siswa untuk belajar mandiri dan membuktikan penghitungan. Disini kalkulator berfungsi sebagai pembukti dan sarana belajar ilmiah. Kalkulator menjadi media yang bagus ketika guru mengembangkan pembelajaran dengan pendekatan Technological, Pedagogical, Content and Knowledge (TPACK).

Kalkulator dapat digunakan untuk membuktikan hasil hitungan siswa secara mandiri. Contohnya ketika siswa belajar materi bilangan kuadrat. Siswa diminta menghitung secara manual. Siswa setelah menemukan jawaban, kemudian diminta untuk menggunakan kalkulator. Fungsi kalkulator disini sebagai alat konfirmasi apakah jawaban yang diperoleh melalui penghitungan manual sudah betul.

Saya merekomendasikan penggunaan kalkulator karena dapat melatih siswa berpikir logis dan sistematis. Logis dalam arti masuk akal. Sistematis berarti berlatih berpikir selangkah demi selangkah. Penggunaan kalkulator yang dipadukan dalam pembelajaran terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan sistematis. Positifnya lagi, kalkulator menjadi media yang tepat dalam pelibatan teknologi di proses pembelajaran (Pendekatan TPACK).

Inspirasi ketika mengikuti Workshop on Utilizing Scientific Calculators in Primary School Mathematics Classroom di SEAMEO QITEP in Mathematics pada 15-18 Juli 2019

Comments

Baca Juga