Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Penyusunan Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Membuat indikator dan tujuan pembelajaran (foto ilustrasi: pexels(dot)com
Tugas lokakarya yang kedua adalah penyusunan indikator dan tujuan pembelajaran. Indikator dan tujuan pembelajaran menjadi hal yang penting bagi seorang guru. Kedua hal ini saling berkaitan satu sama lain sehingga dalam pembuatannya tidak boleh saling bertentangan karena biasanya dalam tujuan pembelajaran memuat indikator pembelajaran.

Indikator
Sekilas teori tentang indikator. Indikator adalah perilaku yang dapat diukur atau diamati untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator berfungsi untuk mengembangkan bahan ajar dan materi pembelajaran; mendesain kegiatan pembelajaran; merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar.

Ada ketentuan dalam merumuskan indikator. Pertama, indikator dirumuskan dari KD. Kedua, menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur. Ketiga, dirumuskan dalam kalimat yang simpel jelas dan mudah dipahami. Empat, tidak menggunakan kata yang bermakna ganda. Lima, hanya menggunakan satu tindakan.


Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran adalah perilaku hasil belajar yang diharapkan terjadi dimiliki atau dikuasai oleh peserta didik setelah mengikuti kegiatan mengajar. Tujuan pembelajaran harus mengandung empat unsur pokok yang biasa disebut ABCD.

Agar lebih jelas, kita analisis tujuan pembelajaran berikut, setelah berdiskusi, siswa dapat menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari minimal tiga aturan yang tepat.
- Audience (peserta didik/ pembelajar),
contoh siswa kelas 1
- Behavior (perilaku yang diharapkan)
Contoh menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
-Condition (kondisi atau cara yang digunakan untuk mencapai tujuan)
Contohnya setelah diskusi bersama
-Degree (tentang ukuran pencapaian).
Misalnya, minimal tiga aturan yang tepat

Apabila ingin membuat indikator dan tujuan pembelajaran ini sendiri, maka yang harus dipersiapkan oleh guru adalah:
1. kata kerja operasional sesuai dengan Taksonomi Bloom.
2. Memiliki analisis KI/ KD dan pemetaan kompetensi dasar

Namun, jika tidak ingin membuat sendiri maka indikator dan tujuan pembelajaran ini dapat dilihat di buku guru Kurikulum 2013. Indikator ditemukan dalam tabel kegiatan pembelajaran yang biasanya ada di lembar kedua subtema setelah pemetaan kompetensi dasar. Sedangkantujuan dapat dilihat pada setiap tujuan pembelajaran yang tertulis di buku guru bagian awal pembelajaran

Analisis indikator dan tujuan pembelajaran ini dituangkan ke dalam format tabel yang terdiri dari kolom: pembelajaran ke, muatan pelajaran, kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran.

8 Oktober 2018

Comments

Baca Juga