Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Prof. Noeng Muhadjir: Aksiologi dan Tradisi Keilmuan Yunani, Barat dan Islam

Aksiologi
Aksiologi Max Scheler
Scheler menampilkan 4 jenis values. Pertama, values sensual dalam tampilan seperti menyenangkan dan tak menyenangkan; Kedua, nilai hidup, seperti edel (agung) atau gemein (bersahaja); ketiga, nilai kejiwaan, seperti nilai estetis, nilai benar salah, dan nilai intrinsik ilmu; dan keempat nilai religius, seperti yang suci, yang sakral.

Tradisi keilmuan Yunani, Islam dan Barat
Menurut Prof. Noeng Muhadjir ketiganya berbeda.
Iptek Barat sekarang ini lebih menekankan pada epistemologinya, menekankan pada prosedur kerja ilmiahnya.

Pada umumnya ilmu pengetahuan Yunani kecuali kaum sofi, berupaya mengejar kebenaran objektif kebenaran substansiil objeknya. Ditinjau dari filsafat ilmu, pendekatan dominan Yunani adalah pendekatan ontologik.

Iptek Islam bukan hanya mencari kebenaran, melainkan juga mencari kebijakan dan ridho Allah. Bila demikian maka pendekatan dominan dalam iptek islam sesuai semangat Al-Quran adalah aksiologis bukan ontologis seperti pandangan Ashraf.

Comments

Baca Juga