Skip to main content

Featured Post

Profil Rahma Huda Putranto

Rahma Huda Putranto, S.Pd. adalah Duta Baca Kabupaten Magelang yang   lahir di Magelang, pada tahun 1992, lulus dengan predikat cumlaude dari Jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang tahun 2014. Kini sedang menempuh Program Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Penulis pernah bekerja sebagai guru di SD Muhammadiyah Borobudur. Kemudian mendapat penempatan di SDN Giripurno 2 Kecamatan Borobudur sebagai Pegawai Negeri Sipil. Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2018 mendapat tugas baru di SD Negeri Borobudur 1. Alamat tempat tinggal penulis berada di dusun Jayan RT 02 RW 01, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penulis dapat dihubungi melalui email r_huda_p@yahoo.co.id. Penulis pernah mengikuti program Latihan Mengajar di Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia selama 3 bulan pada tahun 2013. Penulis meraih peringkat ke-2 tes CPNS Kabupaten Magelang tahun 2014. Ket

Jurnal Refleksi Minggu Delapan Pendidikan Guru Penggerak

Alhamdulillah, saya bersyukur sampai minggu ini masih dapat mengikuti kegiatan Pendidikan Guru Penggerak. Jurnal ini adalah jurnal minggu ke-8. Minggu ini berlangsung dari tanggal 6-11 Desember 2021.

Pendidikan Guru Penggerak sudah sampai di modul 1.4. Modul ini bertajuk Budaya Positif. Fasilitator menjelaskan bahwa apa yang dibahas dalam 1.4 ini adalah inti dari modul 1. Beliau juga menjelaskan kalau ada beberapa perubahan teknik penilaian di modul ini. Beliau menjelaskan setiap langkah Merdekka dalam 1.4 ini semuanya ada rubrik penilaiannya. Oleh karenanya, kami, CGP diminta serius mengikuti sesi yang ada.

Bagian "1.4.a.3. Mulai dari diri - Budaya Positif" berisi materi dan beberapa pertanyaan. Pertanyaan ini bersifat pertanyaan reflektif. Saya yakin semua CGP dapat menjawab pertanyaan di bagian 1.4.a.3 ini.

Berbeda dengan pertanyaan yang ada di bagian "1.4.a.4. Eksplorasi Konsep - Budaya Positif". Ada 18 bahan bacaan yang harus dibaca. Dalam sesi ini ditulis jatah waktu pengerjaannya adalah 3 JP. Hanya saja, saya tidak selesai menjawab dan mempelajari apa yang ada di sesi ini dalam waktu 3JP. Sampai saat ini pun masih ada dua pertanyaan yang belum terjawab. Saya sengaja belum menyelesaikan dua pertanyaan tersebut. Sebab, saya ingin mempelajari apa yang ada di sesi ini lebih dalam lagi.

Saya senang dengan apa yang di bagian 1.4 ini. Materinya sangat saya butuhkan. Materi ini tidak saya temukan semasa kuliah dulu. Materi yang cenderung ke bidang keilmuan psikologi ini sangat saya butuhkan. Terutama untuk menciptakan budaya positif di kelas.

Materi dalam 1.4 ini terdiri dari enam pembahasan. Pembahasan itu adalah 2.1. Perubahan Paradigma -Stimulus Respon lawan  Teori Kontrol; 2.2. Arti Disiplin dan 3 Motivasi Perilaku Manusia; 2.3. Keyakinan Kelas, Hukuman dan Penghargaan; 2.4. Lima (5) Kebutuhan Dasar Manusia; 2.5  Lima (5) Posisi Kontrol; dan 2.6 - Segitiga Restitusi.

Pada materi 2.1. Perubahan Paradigma -Stimulus Respon lawan  Teori Kontrol, saya belajar untuk memahami miskonsepsi tentang kontrol dan selanjutnya mengadakan perubahan paradigma stimulus-respon menjadi teori kontrol. Saya pun diminta untuk menjawab pertanyaan untuk melakukan refleksi atas penerapan praktik disiplin yang dijalankan di sekolahnya.

Materi 2.2. Arti Disiplin dan 3 Motivasi Perilaku Manusia berisi tentang konsep disiplin positif dihubungkan dengan teori motivasi perilaku manusia, serta konsep motivasi internal dan eksternal.

Sementara itu, materi 2.3. Keyakinan Kelas, Hukuman dan Penghargaan berisi tentang pentingnya memiliki keyakinan kelas sebagai fondasi dan arah tujuan sebuah sekolah/kelas, yang akan menjadi landasan dalam memecahkan konflik atau permasalahan di dalam sebuah sekolah/kelas, yang pada akhirnya akan menciptakan budaya positif. 

Pada materi 2.4. Lima (5) Kebutuhan Dasar Manusia, saya membaca dan mendapatkan pembelajaran bahwa setiap tindakan murid dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka yang berbeda-beda dan agar menjadi individu yang selamat dan bahagia, kebutuhan dasar harus terpenuhi secara positif. Saya pun memahami bahwa kebutuhan dasar dapat dipenuhi dengan cara positif atau negatif oleh karena itu peran guru adalah memberdayakan anak agar dapat memenuhi kebutuhannya secara positif.

Pada bagian 2.5  Lima (5) Posisi Kontrol, saya melakukan refleksi atas praktik disiplin yang dijalankan selama ini dan dampaknya untuk murid-muridnya. Dengan praktik ini, saya mengetahui dan menerapkan disiplin restitusi di posisi Monitor dan Manajer agar dapat menciptakan lingkungan positif, aman, dan nyaman dan dapat menghasilkan murid-murid yang lebih mandiri, merdeka, dan bertanggung jawab.

Materi yang terakhir adalah 2.6 - Segitiga Restitusi. Saya belajar untuk memahami dan menerapkan restitusi melalui tahapan dalam segitiga restitusi sebagai salah satu cara menanamkan disiplin positif pada murid sebagai bagian dari budaya positif di sekolah agar menjadi murid merdeka.

Simpulannya, materi yang dipelajari memang sangat penting. Saking pentingnya, Pak Mufid selaku Fasilitator mengingatkan CGP di kelasnya pada sesi 1.4.a.5. Ruang Kolaborasi - Kerja Kelompok. tugas ruang kolaborasi ini sampai saat refleksi ini ditulis, masih belum selesai. Oleh karenanya, saya mohon izin untuk mengakhiri penulisan jurnal mingguan ini.

Rahma Huda Putranto

Sabtu, 11 Desember 2021

Comments

Baca Juga